Renungan Ifthar

"Renungan Ifthar"
Oleh Ustadz Irfan Farid

Kurang lebih
empat belas jam lamanya
Perut dan tenggorokan
haus dan dahaga

Sang jiwa berpuasa pula
tenteram dalam imsak
Mengendalikan nafsu
yang selalu bergejolak

Menahan syahwat
yang meledak-ledak
Mengheningkan diri
dari liarnya kehendak

Empat belas jam
kurang lebih lamanya
mentarbiyah jiwa
dengan hiasan taqwa

Kini telah tiba
saatnya berbuka puasa
Menikmati lezatnya dunia
dengan qona'ah penuh rela

Dzahabadhdhomau
Wabtallatil-'uruuqu
Watsabatal-ajru in syaa Allooh

Menikmati hidangan buka
sebagai mu'min yang syakir
Menumbuhkan welas asih
kepada saudara yang faqir

Telah hilang dahaga
telah basah tenggorokan
Semoga kata & perbuatan
berbuah ridlo dan pahala

0 Response to "Renungan Ifthar"

Post a Comment