Menanti Kedatangan Presiden Jokowi di Desa Larangan


berkunjung ke Brebes
Presiden RI, Joko Widodo akan berkunjung ke Brebes
Trelepnews.id, LARANGAN- Rencana kunjungan Presiden Joko Widodo ke Desa Larangan Kecamatan Larangan, Senin 11 April 2016 menjadi berita hangat di masyarakat. Semua kalangan membicarakannya, dari rakyat jelata sampai pengusaha. Baik di pasar, sawah maupun pusat keramaian warga.
Berbagai macam tanggapan dan harapan mereka lontarkan. Salah satunya Nok (34) pedagang ikan asap yang berencana untuk tidak berjualan dulu di pasar. “Saya ingin melihat bapak presiden secara langsung, tidak hanya di televisi aja,” ujarnya.

“Kalau saya ingin tidak ada bawang import, atau minimal dibatasi. Karena setiap panen raya harga bawang pasti jatuh, karena banyaknya bawang import, sedangkan bibit bawang mahal sekali” ujar Tarmudi (45), petani bawang asal Desa Siandong penuh harap.

Semua berharap pada pemimpin negeri ini, apalagi bertatap langsung
Tak hanya petani atau pedagang yang berpendapat. Salah satu anggota legislatif kabupaten Brebes dari Partai Demokrat, Heri Fitriansyah,ST ketika di mintai pendapat di rumahnya mengemukakan bahwa tentu saja sebagai warga negara ketika kita kedatangan kepala negara, ini sebuah peristiwa yang betul betul baik dan harus disambut dengan gegap gempita dan antusias.

“Adapun harapan besar dari masyarakat dan harapan besar pemerintah daerah terhadap program-program pemerintah pusat bisa disampaikan langsung kepada beliau pengambil keputusan. Karena ini adalah program ekonomi kerakyatan, dan masyarakat kita adalah masyarakat ekonomi menengah ke bawah, kami harap Presiden lebih respon terkait dunia pertanian,” ungkapnya.

Masih menurut Heri, mau tidak mau lebih dari 60% penduduk kecamatan Larangan pada khususnya dan Kabupaten Brebes pada umumnya adalah petani. Yang paling diharapkan, nanti akan berkoordinasi dengan Bappeda terkait penataan dan pengelolaan sumber daya air yang sampai saat ini Pemerintah Daerah tidak mampu dan harus mendapat uluran Pemerintah pusat.

“Secara pribadi saya mengatakan, kedatangan presiden kesini sebagai simbol bahwa kami diperhatikan. Hal hal lain yang berkaitan degan politik tolong tepiskan dan hindari. Kedatangan beliau dalam rangka program kemajuan untuk wilayah kabupaten Brebes,” tandas Heri Fitriansyah.

Harapan dan keinginan masyarakat untuk bertemu dan berdialog dengan presiden sah-sah saja. Semoga keinginan mereka dapat terwujud. Kita tunggu kedatangan bapak Presiden ke Desa Larangan, Senin.11 April 2016. (BAS/LH)

0 Response to "Menanti Kedatangan Presiden Jokowi di Desa Larangan "

Post a Comment